Sudin Dukcapil Jakut Layani 313 Penyintas Kebakaran Kapuk Muara Urus Dokumen yang Hangus

313 Penyintas Kebakaran di Kapuk Muara Sudah Terlayani Pengurusan Adminduk

KabarJakarta.com — Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Utara telah memberikan layanan administrasi kependudukan kepada 313 warga terdampak kebakaran di RW 04, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan.

Layanan jemput bola ini digelar di lokasi pengungsian sejak 8 Juni 2025 guna membantu para penyintas yang kehilangan dokumen akibat musibah tersebut.

“Layanan ini bertujuan memudahkan para penyintas kebakaran dalam mengurus dokumen kependudukan yang hilang atau hangus terbakar. Hingga kemarin kami sudah melayani 313 pemohon,” ujar Kepala Seksi Pelayanan Pendaftaran Penduduk Sudin Dukcapil Jakarta Utara, Yudi Hermawan, Jumat (13/6).

Adapun rincian permohonan yang masuk meliputi 105 permintaan penerbitan Kartu Keluarga (KK), 88 permohonan KTP elektronik warga DKI, serta delapan KTP dari warga luar DKI. Selain itu, 112 warga mengajukan konsultasi terkait permohonan dokumen lainnya.

Dalam pelaksanaan pelayanan, Sudin Dukcapil mengerahkan lima petugas gabungan yang terdiri dari staf Sudin Dukcapil Jakarta Utara dan Satpel Dukcapil Kecamatan Penjaringan.

“Kami akan selalu siap melayani warga penyintas kebakaran agar mereka tetap memiliki dokumen yang sah dan dapat digunakan dalam keperluan administrasi ke depan,” tegas Yudi.

Ia juga mengimbau para penyintas yang belum memanfaatkan layanan ini untuk segera mendatangi posko pelayanan sebelum masa operasionalnya berakhir. Menurutnya, keberadaan dokumen resmi sangat penting agar warga tidak mengalami hambatan saat mengakses layanan publik.

Salah seorang penyintas, Handayani (49), warga RT 17/04 Kapuk Muara, menceritakan bahwa ia tidak sempat menyelamatkan dokumen penting saat kebakaran terjadi. Ia hanya bisa menyelamatkan diri bersama suami dan anaknya.

“Saya sudah mengajukan permohonan dokumen KTP dan KK ke posko Dukcapil di pengungsian. Terima kasih kepada pemerintah yang terus membantu dan memudahkan kami,” ucapnya.

Sebagai informasi, kebakaran hebat melanda permukiman padat di Kampung Rawa Indah, RT 17/04, Kelurahan Kapuk Muara, pada Jumat (6/6). Sebanyak 500 rumah dilaporkan ludes dilahap api, dan lebih dari 2.000 jiwa dari 480 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.