KabarJakarta.com — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menandatangani dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2025 bagi para pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penandatanganan ini berlangsung di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Senin (23/6), dan menjadi bentuk komitmen serius Pemprov DKI dalam mewujudkan target kinerja yang telah diselaraskan dengan kebijakan strategis jangka menengah dan panjang.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan pentingnya profesionalisme dan kerja kolektif sebagai kunci keberhasilan birokrasi. Ia menyampaikan keyakinannya terhadap kinerja seluruh jajarannya dalam menjalankan tugas pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah secara optimal. “Karena saya tahu bahwa profesionalisme itulah yang membuat saudara akan bekerja dengan baik. Sehingga dengan demikian, saya berharap betul profesionalisme itu menjadi kata kunci kita bersama untuk lima tahun ke depan ini,” ujarnya.
Pramono menyebut bahwa dokumen perjanjian kinerja ini akan menjadi referensi dan acuan dalam mengukur capaian kerja secara kolektif. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran Pemprov DKI dalam menyukseskan perayaan Hari Ulang Tahun ke-498 Jakarta yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. “Semua bersama-sama, tidak ada satu figur pun yang menonjol karena ulang tahun itu. Karena karakter saya, kebersamaan itu menjadi kata kunci utama,” ucapnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta, Chaidir, menyampaikan bahwa penandatanganan dokumen ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kinerja pegawai dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung tercapainya target kinerja yang telah disepakati. Ia menekankan pentingnya komitmen pejabat pimpinan tinggi untuk bekerja dengan tulus, ikhlas, serta memahami secara utuh sasaran, target, dan strategi pelaksanaan tugasnya.
Penandatanganan dokumen perjanjian kinerja dilakukan secara simbolis oleh lima pejabat, yaitu Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perhubungan, Wali Kota Jakarta Utara, dan Kepala Dinas Sumber Daya Air.
