Bupati Kepulauan Seribu Usul Pulau Reklamasi PIK 2 Masuk Wilayahnya

Bupati Kepulauan Seribu Usul Pulau Reklamasi PIK 2 Masuk Wilayahnya
Destinasi pariwisata Pasir Putih di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. (Foto: ISTIMEWA)

KabarJakarta.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu mengusulkan Pulau Reklamasi Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menjadi bagian dari wilayahnya. Usulan tersebut diajukan dalam upaya penguatan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dalam mewujudkan konsep “Negeri 1.000 Pulau” di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi mengatakan, secara umum pembangunan di wilayahnya telah mampu memenuhi aspek kebutuhan dasar. Namun, pengembangan infrastruktur kepariwisaraan yang sudah ada dianggap belum cukup signifikan, kendati Kepulauan Seribu ditetapkan sebagai KSPN.

“Tidak ada perkembangan yang signifikan. Saya sudah bersurat ke Gubernur, DKI dalam rangka kesetaraan pembangunan. Saya meminta PIK 2 masuk ke wilayah Kepulauan Seribu,” kata Junaedi dikutip dari laman pulauseribu.jakarta.go.id, Senin (21/11/2022).

Junaedi berpandangan, pembangunan kepariwisataan akan berdampak langsung terhadap perekonomian dan kesejahteraan warga Kepulauan Seribu.

Menurut dia, sejauh ini banyak pengembang yang tertarik berinvestasi membangun dengan konsep “Negeri 1.000 Pulau”. Namun, hal itu terkendala regulasi taman nasional.

“Pembangunan ‘Negeri 1.000 Pulau’ yang saat ini tengah dilakukan pembahasan bersama kementerian terkait akan menyerap ribuan tenaga kerja dan multiefek perekonomian warga,” ujarnya.

Pembangunan “Negeri 1.000 Pulau” pun dinilai berpotensi memberikan dampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepulauan Seribu dan DKI Jakarta. Selain itu, pengintegrasian PIK 2 menjadi bagian Kepulauan Seribu akan memperkuat branding kepariwisataan Kepulauan Seribu dan berdampak psikologis bagi warga agar mengembangkan wilayahnya.

“Konsep wisata harus kita kembangkan agar Pulau Seribu yang sudah ditetapkan sebagai KSPN, harus berkonsep seperti Bali. Itu Bali saja bisa, harusnya Kepulauan Seribu juga bisa,” pungkas Junaedi.

Penulis : Ismanto

Editor : Adi S

Cek Fakta
CEK FAKTA LAINNYA