Dino Patti Djalal Puji Kinerja Anies Sebagai Gubernur DKI

Dino Patti Djalal Puji Kinerja Anies Sebagai Gubernur DKI
Dino Patti Djalal. (Foto: INSTAGRAM)

KabarJakarta.com - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Republik Indonesia, Dino Patti Djalal, memuji kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selama 5 tahun memimpin Ibu Kota. Menurutnya, hal tersebut bisa dilihat dari kemajuan Kota Jakarta yang semakin pesat.

Dino Patti Djalal menyatakan itu dalam acara Supermentor-27 Bertajuk ‘A Farewell Event for Gubernur Anies Baswedan’ di Ballroom Djakarta Theater XXI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2022). Acara ini dihadiri oleh mayoritas anak-anak muda.

Hadir juga di acara ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Awalnya Dino Patti Djalal memaparkan kriteria seorang pemimpin dapat dikatakan baik apabila kinerjanya meningkat jelang akhir jabatan. Dia pun menyebut Anies memenuhi kriteria tersebut.

“Saya sudah lama kenal Pak Anies. Saya kenal sewaktu beliau masih menjadi mahasiswa di Chicago, Amerika Serikat. Saya perhatikan beliau dari mahasiswa naik jadi akademisi, jadi rektor dan kemudian jadi politisi, dan naik jadi pejabat. Dan, beliau pertengahan bulan ini akan turun dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sebagai warga Jakarta, saya melihat sendiri Jakarta telah berubah dengan pesat,” kata Dino Patti Djalal.

“Jadi ukuran seorang pemimpin sangat simpel. Apakah dia pemimpin kota atau kabupaten, provinsi, atau negara, di mana dia jadi pemimpin di akhir masa jabatannya kinerjanya lebih baik daripada ketika dia memulai masa jabatannya,” ucapnya melanjutkan.

Dia pun mengajak seluruh yang hadir dan sependapat dengan penilaian dirinya terhadap Anies agar bertepuk tangan.

“Yang merasa Pak Anies kinerjanya lebih baik menjelang masa jabatannya, silakan tepuk tangan,” ajak Dino Patti.

Ajakan Dino disambut riuh tepuk tangan dari peserta yang hadir. Setelah itu, dia menyinggung soal pemimpin Indonesia di masa depan. Sontak para peserta dengan lantang menyebut nama Anies Baswedan.

“Saya tidak tahu siapa yang akan memimpin Indonesia nanti ke depan,” ujarnya. “Pak Anies!” jawab peserta.

Lanjut Dino Patti Djalal, saat ini Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang progresif, reformis dan bisa menyatukan seluruh elemen masyarakat untuk memajukan bangsa.

“Jangan sampai, para pemimpin itu saling berbaku hantam. Akan sangat disayangkan kalau pemimpin-pemimpin yang reformis dan modernis itu saling baku hantam. Kita semua ingin melihat mereka bahu-membahu, saling dorong, saling mengisi agar panggung politik Indonesia, panggung ruang publiknya dipenuhi oleh orang-orang yang idealis reformis dan lakukan modernisasi,” imbuh Dino Patti Djalal.

Menurut dia, politik merupakan pertarungan abadi. Dino kembali menyampaikan harapannya agar di masa mendatang panggung politik Indonesia diisi oleh sosok pemimpin yang progresif dan reformis.

“Politik adalah pertarungan abadi antara baik dan jahat, benar dan salah, bersih dan korup, progresif dan konservatif, perubahan dan status quo. Benar enggak? Pertarungan abadi, bukan pertarungan sesaat. Nanti kita semua sudah pergi, ini semua akan terus terjadi. Yang benar selalu menang, yang salah tidak selalu kalah. Inilah tantangan dari dunia politik dan realita di dunia politik,” pungkasnya.

Penulis : Sofyan

Editor : Adi S

Cek Fakta
CEK FAKTA LAINNYA