Bocoran Sosok Pj Gubernur DKI Jakarta, Marullah Matali Tetap di Posisi Sekda

Bocoran Sosok Pj Gubernur DKI Jakarta, Marullah Matali Tetap di Posisi Sekda
Sekda Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali. (Foto: Net)

KabarJakarta.com - Pendiri Pridem Center, Priyo Budi Santoso, mengaku dirinya mendapat bocoran terkait sosok Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta yang akan menggantikan Anies Baswedan pada 16 Oktober 2022 mendatang. Kata dia, Marullah Matali akan tetap menempati posisi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta.

“Saya dapat angin-angin bocoran, kemungkinan Pak Marullah Matali tetap di posisinya sekarang sebagai Sekda. Nah, kita mengerucut pada dua calon lainnya. Wallahualam, bocoran itu setiap detik berganti,” kata Priyo Budi Santoso, Kamis (29/9).

Lanjut Priyo, bocoran itu masih bisa berubah. Menurut dia, yang paling berpeluang menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta adalah Kepala Sekretariat Presiden (Kasatpres) Heru Budi Hartono dan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar.

“Itu bocoran yang saya dapat, dan masih bisa berubah setiap saat. Beberapa hari lalu saya mendengar, Pak Heru dan Pak Bahtiar berpeluang,” ujarnya.

Dia berpendapat, Budi Heru berpeluang menjadi Pj Gubernur DKI karena dia dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sedangkan, Bahtiar memiliki kemampuan yang mumpuni.

“Pak Heru orang dekat dari Pak Jokowi, dari pejabat DKI ditarik kepada posisi Sekretariat Kepresidenan. Kalau Pak Bahtiar memang mumpuni sebagai Dirjen Politik. Kita tahu, beliau termasuk yang mengarsiteki beberapa UU Politik,” ucap Priyo Budi.

Soal peluang Marullah Matali diangkat menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta, maka pemerintah sama saja akan bekerja dua kali, yaitu juga harus mencari orang yang akan mengisi kursi kosong Sekda DKI.

“Pak Marullah diangkat jadi Pj Gubernur DKI, kursi Sekda kosong dong, harus dicari penggantinya. Ini kan kerjanya jadi dua kali. Tapi kembali lagi, ini hanya bocoran yang bisa berubah setiap saat dan yang menentukan bukan kita. Mendagri mengusulkan sekian nama kepada Presiden,” imbuhnya.

Seperti diketahui, DPRD DKI Jakarta telah mengajukan tiga nama calon Pj Gubernur DKI Jakarta yang akan menggantikan Anies Baswedan yaitu Kepala Sekretariat Presiden (Kasatpres) Heru Budi Hartono, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar, dan Sekda DKI Marullah Matali.

“Menurut saya, kalau usulan dari DPRD DKI tidak didengar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan pemerintah pusat kebangetan. Itu kan suara ekspresi representasi dari perwakilan masyarakat Jakarta,” tukasnya.

Penulis : Sofyan

Editor : Adi S

Cek Fakta
CEK FAKTA LAINNYA