Survey Elektabiltas Parpol: Partai Amien Rais Sulit Melenggang ke Senayan

Survey Elektabiltas Parpol: Partai Amien Rais Sulit Melenggang ke Senayan
Pendiri Partai Ummat, Amien Rais. (Foto: Net)

KabarJakarta.com - Lembaga Survei Jakarta (LSJ) merilis hasil surveinya terkait elektabilitas partai politik. PDIP berada di posisi pertama, dan di posisi kedua Partai Gerindra, disusul Partai Golkar dan Partai Demokrat di posisi ketiga dan keempat.

Hasil ini berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan LSJ pada 10-20 November 2022 melibatkan 1.220 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan teknik wawancara tatap muka oleh tenaga terlatih dengan bantuan atau pedoman kuesioner. Margin of error +/- 2,81%, dan tingkat kepercayaan sebesar 95%.

Elektabilitas PDIP berada di puncak dengan raihan dukungan 22,8%. Kemudian disusul Gerindra 16,9%, Golkar 10,3% dan Partai Demokrat 10,1%.

“Mengenai elektabilitas partai politik, PDIP belum tergoyahkan di posisi puncak sejak LSJ menggelar survey Februari 2022. Partai Gerindra di posisi kedua, lalu Golkar dan Partai Demokrat membuntuti,” kata Direktur Riset LSJ Fetra Ardianto, Selasa (27/9).

Menariknya, lanjut Fetra, terjadi persaingan ketat tantara Golkar dengan Partai Demokrat memperebutkan posisi ketiga.

Sementara untuk partai baru, Fetra menyebutkan elektabilitasnya belum ada yang melampaui 1%. Dia menilai hal ini menjadi sinyal partai baru sulit melenggang ke Senayan.

“Mengenai kehadiran partai-partai baru seperti Partai Gelora dan Partai Ummat, hingga saat ini belum ada elektabilitasnya melebihi 1%. Ini sinyal bahwa peluang partai-partai baru itu sulit menembus ke Senayan, sepertinya sangat tipis,” ujarnya.

Berikut hasil lengkap elektabilitas partai politik versi hasil survei LSJ:

- PDIP 22,8%

- Partai Gerindra 16,9%

- Partai Golkar 10,3%

- Partai Demokrat 10,1%

- PKS 7,3%

- PKB 6,9%

- Partai NasDem 3,8%

- Perindo 3,7%

- PAN 2,8%

- PPP 2,1%

- Partai Lainnya 4,2%

- Tidak memilih 9,1%.

Penulis : Sofyan

Editor : Zultamzil

Cek Fakta
CEK FAKTA LAINNYA