Dampak Harga BBM Naik, Driver Taksi Online di Jakarta Tuntut Penyesuaian Tarif

Dampak Harga BBM Naik, Driver Taksi Online di Jakarta Tuntut Penyesuaian Tarif
Ilustrasi (Foto: ANTARA)

KabarJakarta.com - Massa yang mengatasnamakan Driver Online Indonesia (Drone) menggelar aksi di depan kantor pusat perusahaan pemilik aplikasi transportasi online di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/9). Mereka menuntut penyesuaian tarif taksi online imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, massa yang kompak menggunakan pakaian berwarna hitam juga menuntut dikeluarkannya salah satu operator taksi dari aplikasi mereka.

Berikut 5 tuntutan Driver Online Indonesia:

1. Pisahkan Blue Bird dari aplikasi Go-Car karena berimbas pada orderan Gocar yang masuk ke Blue Bird, dan hapus sistem alokasi order/sistem kasta prioritas dan lainnya, kembali ke sistem awal adanya aplikasi online di Indonesia, yaitu ride sharing di mana mitra bebas dalam memilih untuk mengambil ataupun tidak orderan karena merasa bukan karyawan yang digaji tetap oleh pihak aplikasi Gojek atau Grab

2. Meminta penyesuaian tarif imbas adanya kenaikan harga BBM dan harus melibatkan seluruh komponen Driver Online Indonesia Grab-Gojek

3. Turunkan potongan 20% yang selama ini dibebankan kepada mitra dan hapus biaya-biaya tambahan berimbas pada penurunan jumlah order oleh customer ataupun mitra driver online

4. Revisi perjanjian kemitraan yang adil dan melibatkan seluruh elemen driver online

5. Stop penerimaan mitra baru Grab-Gojek untuk menjaga kestabilan antara penumpang dengan mitra driver online.

Penulis : Ardiansyah

Editor : Zultamzil

Cek Fakta
CEK FAKTA LAINNYA