Anies Klaim Keterisian Rumah DP 0% Tahap Pertama Sudah 95%

Anies Klaim Keterisian Rumah DP 0% Tahap Pertama Sudah 95%
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan rumah DP 0% di Cilangkap, Jakarta Timur. (Foto: ANTARA)

KabarJakarta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan saat ini jumlah keterisian rumah DP 0% tahap pertama yang sudah terbangun mencapai 95%. Anies menyebut angka keterisian ini lebih tinggi dibandingkan dengan pasar apartemen maupun rumah biasa.

Anies itu saat meresmikan 1.348 unit hunian DP 0% yang berlokasi di Nuansa Cilangkap dan Nuansa Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (8/9). Ribuan unit hunian yang baru diresmikan ini masuk ke tahap kedua.

“Kalau kita perhatikan angka huniannya setelah saya cek sekitar 95%. Keterisian program DP 0% ini lebih tinggi daripada pasar, karena pasar apartemen keterisiannya hanya 70%, sedangkan DP 0% itu 95 persen. Yang bikin apartemen, rumah biasa, itu hanya 70%,” kata Anies di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/9/2022).

Lanjut Anies, total rumah DP 0% tahap pertama sebanyak 984 unit, yang terdiri dari 780 unit Menara Samawa Pondok Kelapa, 38 unit Bandar Kemayoran, dan 166 unit Sentraland Cengkareng. Dari 984 unit itu yang keterisiannya sudah 95%.

Eks Menteri Pendidikan ini menyebut sejauh ini sebanyak 55.000 orang telah mendaftarkan diri mengikuti program DP 0%. Dia juga menargetkan pembangunan 700 unit tambahan tuntas pada 2024.

“Jadi DP 0% ini sebuah skema yang menarik bagi swasta, workable, sekarang ada 700 sedang mengantre, pembangunan 700 unit dan Insya Allah tuntas 2024. Jadi nantinya minimal kita punya lebih dari 3.000 unit DP 0%. Mudah-mudahan nanti bisa eskalasi,” tuturnya.

Kata Anies, segmentasi rumah DP 0% ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan di atas UMP yang ingin memiliki rumah namun kesulitan mencicil tabungan Down Payment (DP).

“UMP-nya sampai Rp 15 juta, ini segmen yang paling kesulitan. Ke bank belum bisa, tapi nyewa juga sesungguhnya dia sudah di atasnya. Ini yang kita maksud,” jelasnya.

Anies memandang pemerintah tak bisa hanya memikirkan satu kelompok. Menurutnya, pemerintah mesti melakukan intervensi untuk mengakomodasi hunian bagi kalangan tersebut.

“Ini yang membuat mengapa program hunian DP 0% itu unik, karena dia masuk menggunakan mekanisme pasar, itu ada yang komersial, transaksi, tapi juga ada peran pemerintah di situ. Pemerintah intervensi untuk berikan dukungan berupa down payment,” terang Anies.

Kepala unit Pusat Data dan Informasi Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Meli Budiastuti mengatakan saat ini pihaknya telah menyalurkan dana Anggaran Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR) kepada 936 dari 984 penerima manfaat.

“Totalnya ada 984 unit. Penerima manfaat yang sudah kami salurkan dana FPPR itu ada 936 penerima manfaat. Jadi kan 95,12% sudah menerima dan menghuni unit hunian tersebut. Semua DP 0%, dukungan dari BUMD dan BUMN,” kata Meli Budiastuti di lokasi yang sama.

Penulis : Ismanto

Editor : Zultamzil

Cek Fakta
CEK FAKTA LAINNYA