Penjelasan Anies Soal Digantinya Istilah RSUD Menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta

Penjelasan Anies Soal Digantinya Istilah RSUD Menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara launching dirubahnya istilah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta. (Foto: INSTAGRAM ANIES BASWEDAN)

KabarJakarta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) soal digantinya istilah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta (RSUJ).

Penjelasan soal Rumah Sehat untuk Jakarta tertuang dalam Kepgub No. 562 Tahun 2022. Keputusan itu ditandatangani Anies pada tanggal 16 Juni 2022.

Dalam Kepgub itu dijabarkan filosofi logo bentuk palang dan huruf J.

Bentuk palang merupakan ikon pelayanan kesehatan yang diambil dari dasar kelopak bunga melati Gambir. Sementara huruf J berasal dari kata Jakarta.

“Menetapkan ‘Rumah Sehat untuk Jakarta’ sebagai penjenamaan Rumah Sakit Daerah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” demikian isi Kepgub No. 562/2022.

Dalam penjelasannya, Anies mengatakan perubahan nama ini diiringin dengan penyeragaman seluruh logo rumah sakit umum se-Jakarta.

“Lalu penjenamaan ini juga menyeragamkan seluruh simbol RS se-Jakarta, karena selama ini simbolnya berbeda-beda, seakan-akan ini bukan satu kesatuan. Padahal semuanya adalah institusinya pemerintah yang memberi pelayanan kepada seluruh warga, yang warga bisa datang ke mana pun juga,” jelas Anies, Rabu (3/8).

Anies berharap pola pikir masyarakat dapat berubah dengan perubahan rumah sakit menjadi rumah sehat ini. Dia ingin agar warga Jakarta datang ke Rumah Sehat untuk Jakarta untuk menjadi sehat dan lebih sehat.

“Jadi datang ke rumah sehat untuk menjadi sehat, dan lebih sehat, dari mulai melakukan medical check up, sampai persoalan gizi, dan lain-lain, konsultasi,” ujarnya.

Anies dalam unggahannya di Instagram juga menyampaikan harapannya soal rumah sehat. Dia mengatakan peran rumah sehat ditambah dalam aspek promotif dan preventif.

“Melalui penjenamaan (branding) menjadi ‘Rumah Sehat untuk Jakarta’, kehadiran rumah sehat (RS) ini perannya ditambah, yakni aspek promotif dan preventif (pencegahan). Kami berharap masyarakat akan memandang rumah sehat dengan cara pandang berbeda. Agar tak hanya berkunjung di saat sakit, namun juga dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan kualitas kesehatannya. Sehingga masyarakat menjadikan kesehatan sebagai tujuan dan cara hidup,” pungkas Anies.

Penulis : Sofyan

Editor : Zultamzil

Cek Fakta
CEK FAKTA LAINNYA