KabarJakarta.com — Seorang pria berinisial DS menjadi korban tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh tiga perempuan berinisial R, P, dan A di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat.
Peristiwa ini terjadi pada Senin (23/6) sekitar pukul 20.00 WIB dan dilaporkan ke pihak berwajib pada keesokan harinya, Selasa (24/6), di Jalan Galur Selatan, RT 014/001, Kelurahan Galur, Kecamatan Johar Baru. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Subbidang Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu.
Menurut Reonald, insiden tersebut bermula ketika seorang saksi berinisial NS tengah menggendong bayi.
Saat itu, terlapor R melintas menggunakan sepeda motor dan tanpa sengaja menyenggol saksi, sehingga nyaris membuatnya terjatuh.
Saksi, dengan itikad baik, mencoba menegur. Namun respons yang muncul justru konfrontatif. Terlapor R kembali bersama dua saudarinya, P dan A, dan mendatangi saksi untuk mempertanyakan teguran tersebut.
Pertikaian pun tak terhindarkan. Perdebatan lisan berubah menjadi tindakan fisik. Ketiga perempuan itu diduga secara bersama-sama melakukan pemukulan terhadap saksi.
Melihat kekisruhan tersebut, korban DS berusaha melerai. Namun, upaya damai itu justru membuatnya turut menjadi sasaran amukan.
DS mengalami luka robek di bagian pelipis mata sebelah kiri akibat serangan yang diterimanya.
Korban dan saksi kemudian melaporkan insiden itu ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk ditindaklanjuti dalam proses hukum.
Saat ini, penyelidikan kasus tengah ditangani oleh penyidik Polres Metro Jakarta Pusat, ujar Reonald.






