Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran di Kapuk, 10 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran di Jalan Waru Raya Diduga Dipicu Korsleting

KabarJakarta.com — Kobaran api melahap sebuah toko dan rumah kontrakan di Jalan Waru Raya, RT 13 RW 09, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, pada Senin dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.21 WIB ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu bangunan kosong di lokasi kejadian.

Sebanyak 14 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat. Total 70 personel dikerahkan dalam upaya penanggulangan cepat.

“Kami menerima laporan warga pukul 01.21 WIB, dan dalam waktu kurang dari sepuluh menit, tim sudah tiba di lokasi serta langsung melakukan pemadaman,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syamsul Huda, Senin (19/5).

Api yang sempat membesar berhasil dilokalisir pada pukul 02.10 WIB. Proses pendinginan dilakukan hingga pukul 04.16 WIB, memastikan tidak ada bara yang tersisa dan mencegah kemungkinan api kembali menyala.

Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan 10 orang kehilangan tempat tinggal. Mereka harus mengungsi akibat rumah kontrakan yang hangus terbakar.

Anah (50), warga setempat, menyaksikan langsung detik-detik awal munculnya api. “Saya lihat ada percikan dari kabel listrik di ruko kosong itu, lalu api cepat sekali menjalar ke bangunan lain,” ungkapnya.

Menurutnya, skala kebakaran cukup besar. Namun, berkat kecepatan dan kesiapan petugas Gulkarmat, api tak sempat merambat lebih jauh ke permukiman warga di sekitarnya.

“Kinerja petugas sangat sigap. Kalau terlambat sedikit saja, mungkin rumah warga lainnya juga ikut terbakar,” pungkasnya.