Alumni 94 SMA 4 Bantaeng Reuni, Pererat Silaturahmi dan Kunjungi Guru

Sekolah SMA Negeri 4 Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

KabarJakarta.com- Demi menjaga keakraban dan silaturahmi antar-alumni 94, angkatan pertama Sekolah Menengah Negeri (SMA) 4 Kabupaten Bantaeng akan menggelar reuni.

Reuni yang rencananya digelar pada  Sabtu (11 Oktober 2025) hingga Minggu (12 Oktober 2025) ini, bakal dihadiri sebagian besar alumni sekolah bekas Sekolah Pendidikan Guru (SPG) itu.

Koordinator Reuni tahun 1994, Maulud Muhammad SH menjelaskan, bahwa reuni ini bukan sebatas pertemuan dengan teman-teman alumni, tapi lebih merekatkan tali silaturahmi dengan para almuni.

“Kami juga berharap ada sesuatu ide yang dilahirkan dari pertemuan alumni ini,” tambah Maulud yang juga berprofesi pengacara ini kepada KabarJakarta pada Jumat, 5 September 2025.

Selain kegiatan seremoni, lanjut Maulud, para alumni 94 juga berencana ziarah ke makam alumni yang telah wafat.

Mereka juga akan mengunjungi guru-guru yang telah pensiun. “Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian kepada guru-guru kami atas jasanya telah mendidik dan memberi ilmunya pada alumni,” terang Maulud.

Harapan  senada juga dilontarkan Faisal Fattah S SiT MM. Faisal yang juga Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Kintap ini menyambut baik agenda reuni alumni sekolahnya tersebut.

Faisal mengaku bangga rekan-rekan alumninya masih terus menjalan komunikasi yang baik.

“Saya pribadi sangat mengapresiasi agenda reuni ini, karena selain masih bisa bertemu dengan teman-teman, juga bisa memberi gagasan positif untuk sekolah kami kedepannya,” ujar Faisal.

Sambutan positif adanya agenda reuni terdengar juga dari Ns Asmawati S Kep M Kep, dosen Universitas Alifah Padang. Asma (begitu kerap disapa), berpesan sebagai koordinator alumni di perantauan.

Asma mengaku sangat gembira dengan agenda reuni seangkatannya tersebut.

“Momen reuni ini adalah hal yang luar biasa, karena selain bertemu dengan teman sekelas dan teman kelas lainnya, juga bisa memberi masukan positif terhadap sekolah,” ujar Asma. (*)