KabarJakarta.com — Sebanyak 219 peserta dari Jakarta Selatan akan ambil bagian dalam ajang Jumpa Bakti Gembira Palang Merah Remaja (Jumbara PMR) Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 yang digelar di Bumi Perkemahan Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
“Membentuk pribadi yang tangguh,” ungkap Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, saat melepas keberangkatan kontingen di Selasar Kantor Wali Kota, Senin (30/6).
Anwar menegaskan, Jumbara bukan sekadar wadah berkumpul dan bermain, melainkan ajang pendidikan karakter, peningkatan keterampilan kepalangmerahan, pertolongan pertama, serta pembinaan jiwa kerelawanan.
“Tentu dari kegiatan ini akan lahir pribadi yang tangguh, peduli, dan memiliki jiwa sosial tinggi. Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Anwar.
Ia juga mengingatkan para kontingen agar senantiasa menjaga nama baik Jakarta Selatan, menunjukkan sportivitas dan sikap terbaik selama mengikuti rangkaian kegiatan.
“Serap ilmu, bangun jejaring, dan jadilah agen perubahan di lingkungan masing-masing sepulang dari kegiatan ini. Jadilah pelopor untuk berbuat baik dan positif,” pesannya.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan, Abdul Haris, menjelaskan bahwa Jumbara PMR tingkat provinsi akan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2025.
Kontingen dari Jakarta Selatan terdiri atas PMR tingkat Mula sebanyak 40 peserta, PMR tingkat Madya 65 peserta, PMR tingkat Wira 60 peserta, 24 orang pembina atau guru, serta sisanya merupakan tim pendukung dari PMI Jakarta Selatan.
“Peserta ini sudah melewati proses seleksi ketat dari 61 sekolah, baik negeri, swasta maupun madrasah,” jelas Haris.
Ia menambahkan, kegiatan ini bukan hanya untuk unjuk kemampuan, tetapi juga kesempatan belajar yang harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh.
“Mereka harus serius, sebab nantinya juga akan diberikan sertifikat yang dapat digunakan saat proses penerimaan siswa baru di sekolah,” pungkasnya.






