Pelni Jakarta Mulai Operasikan Dua Kapal untuk Arus Balik Lebaran Mulai 4 April

Ilustrasi - Pelabuhan Merak

KabarJakarta.com — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Jakarta memastikan kesiapan armada dalam mengakomodasi arus balik penumpang pasca Idulfitri 1446 Hijriah. Operasional kapal akan dimulai pada 4 April 2025, menandai dimulainya fase perjalanan balik dari sejumlah wilayah ke ibu kota.

Dua unit kapal besar dijadwalkan berlabuh dan siap melayani pemudik. KM Kelud dan KM Gunung Dempo, keduanya berbasis di Pelabuhan Tanjung Priok, akan menjadi tulang punggung pelayanan Pelni dalam fase ini. “Dua kapal tersebut akan beroperasi mulai tanggal 4 April,” ungkap Kepala Cabang Pelni DKI Jakarta, Dicky Dermawan, saat dikonfirmasi, Rabu (2/4).

Kedua armada tersebut dirancang untuk menempuh jalur pelayaran antarpulau yang mencakup wilayah barat, tengah, hingga timur Nusantara. KM Kelud yang memiliki daya tampung hingga 2.000 penumpang, ditugaskan melayani lintas Jakarta – Batam – Tanjung Balai Karimun – Belawan, pulang pergi.

Sementara itu, KM Gunung Dempo, dengan kapasitas 2.500 penumpang, akan mengarungi jalur panjang yang meliputi Jakarta – Surabaya – Makassar – Baubau – Sorong – Manokwari – Wasior – Nabire – Jayapura, juga pulang pergi.

Dicky menegaskan, seluruh kapal Pelni yang dikerahkan dalam momen mudik maupun arus balik telah dinyatakan layak operasi melalui proses ramp check menyeluruh oleh tim inspeksi dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Audit teknis tersebut mencakup pemeriksaan kelengkapan dokumen pelayaran, sistem navigasi, perangkat komunikasi, serta keseluruhan aspek keselamatan berlayar. Tak hanya itu, proses verifikasi teknis dilakukan dua kali dalam setahun, menyesuaikan puncak musim perjalanan seperti Lebaran serta Natal dan Tahun Baru.

Dicky turut menambahkan, dalam pelayaran, kru teknis diizinkan melakukan perbaikan ringan (minor) secara langsung apabila ditemukan gangguan operasional kecil. Langkah ini memastikan keberlangsungan layanan tanpa hambatan berarti.

Dengan kesiapan penuh dan prosedur keselamatan yang telah dilalui, Pelni optimistis dapat menghadirkan layanan pelayaran yang aman, tertib, dan mengantarkan penumpang kembali ke kota tujuan dengan selamat.