KabarJakarta.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menghilangkan industri di Jakarta yang masih menggunakan batu bara.
“Pemprov DKI berkomitmen akan melakukan secara pelan-pelan, industri yang menggunakan batu bara akan kami hilangkan dan akan diganti dengan gas,” kata Asep di Hotel Arya Duta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/9).
Dia pun menyinggung soal pencemaran akibat aktivitas bongkar muat batu bara di kawasan Marunda, Jakarta Utara. Katanya, di Marunda itu stockpile untuk industri di luar Jakarta.
Sejak Sabtu (3/9) lalu, warga di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, untuk kesekiankalinya terdampak pencemaran udara akibat debu batu bara. Debut-debu berwarna hitam itu menempel di jendela, lantai, hingga pakaian.
“Kondisinya sangat memprihatinkan sekali. Banyak sekali debu-debut yang menempel di lantai hunian rusun masyarakat dan sekitarnya,” kata pengurus Forum Masyarakar Rusunawa Marunda (FMRM) Cecep Supriyadi alias Cepi, Senin (5/9).
Cepi mengaku telah melaporkan pencemaran tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara.











