KabarJakarta.com — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir langsung menyaksikan gelaran Jakarta E-Prix 2025 yang berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (21/6). Dalam keterangannya usai lomba, Pramono memberikan apresiasi tinggi terhadap kelancaran pelaksanaan balapan mobil listrik bergengsi tersebut.
“Secara keseluruhan, pelaksanaannya berjalan dengan baik, tepat waktu, dan memberikan kegembiraan bagi warga Jakarta maupun seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Pramono.
Ajang Formula E tahun ini menjadi penyelenggaraan ketiga yang digelar di ibu kota, sekaligus menegaskan posisi Jakarta sebagai kota global yang mampu menjadi tuan rumah berbagai event internasional berskala besar. Lebih dari itu, Pramono menilai pelaksanaan Jakarta E-Prix juga mencerminkan dukungan konkret Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhadap transisi menuju energi bersih.
“Event ini membuat masyarakat enjoy, happy, dan yang paling penting: bebas polusi, dengan semangat green energy yang luar biasa,” katanya.
Gubernur Pramono menyatakan kesiapan penuh Pemprov DKI Jakarta untuk kembali mendukung apabila Formula E akan diselenggarakan lagi di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap peluang keberlanjutan ajang ini sebagai bagian dari promosi kota dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.
“Jika nantinya akan digelar kembali, Pemerintah Jakarta pasti akan memberikan dukungan,” tegasnya.
Kendati demikian, ia menyebut bahwa keputusan terkait kelanjutan penyelenggaraan balapan mobil listrik tersebut akan didiskusikan lebih lanjut antara Pemprov DKI Jakarta dan pihak penyelenggara. “Apakah ke depan akan dilanjutkan atau tidak, tentu akan dibicarakan secara khusus antara kedua pihak,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat berdialog langsung dengan beberapa pembalap Formula E, memberikan kesan personal terhadap atmosfer internasional yang tercipta di JIEC.
Sekadar informasi, balapan Jakarta E-Prix 2025 diikuti oleh 22 pembalap kelas dunia yang menggunakan mobil generasi terbaru, GEN3 Evo. Lintasan sepanjang 2,37 kilometer di kawasan Ancol menjadi saksi adu kecepatan kendaraan listrik tercanggih di dunia. Balapan ini tak hanya menjadi tontonan spektakuler, tetapi juga perwujudan nyata dari Jakarta yang terus bergerak menuju kota masa depan berbasis teknologi dan energi bersih.






