KabarJakarta.com — Lingkungan yang bersih bukan sekadar soal estetika, melainkan juga bentuk nyata dari pendidikan karakter. Hal itu ditegaskan oleh Kepala SMAN 2 Lembang, Ernawati, saat membuka kegiatan Percepatan Rencana Aksi Sekolah Peduli Lingkungan di SMAN 2 Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu, 30 April 2025.
Kegiatan ini merupakan inisiatif Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui komunitas Satuan Pendidikan Peduli Edukasi Lingkungan (Sapulidi). Dalam sambutannya, Ernawati menekankan bahwa kebersihan dan penghijauan sekolah harus dipahami sebagai bagian integral dari upaya membentuk karakter siswa yang peduli, disiplin, dan mencintai tanah air.
“Hari ini kita melakukan kebaikan, yaitu membersihkan seluruh lingkungan yang berada di sekolah, sekitar sekolah, dan Sungai Ciputri,” ujar Ernawati.
Lebih jauh ia menegaskan, melalui kegiatan ini para siswa diajak menjadi agen perubahan yang tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak. Dengan prinsip “satu hari satu nilai karakter baik”, Ernawati mengajak seluruh warga sekolah untuk berkomitmen menjalankan nilai-nilai karakter secara konsisten setiap hari.
Senada dengan itu, Koordinator Komunitas Sapulidi Disdik Jabar, Asep Junardi, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi kebiasaan berkelanjutan di kalangan siswa dan warga sekolah. Ia mengajak semua satuan pendidikan untuk menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan.
“Mudah-mudahan ini menjadi habit (kebiasaan) yang melekat di diri siswa dan warga sekolah,” kata Asep.
Salah satu kegiatan utama dalam aksi ini adalah bersih-bersih Sungai Ciputri yang mengalir tidak jauh dari kawasan sekolah. Kegiatan ini menjadi simbol pentingnya menjaga kelestarian daerah aliran sungai sebagai bagian dari ekosistem yang harus dilindungi.
“Kebetulan di daerah sini ada aliran sungai kecil, kita jaga juga kebersihannya,” imbuh Asep.
Kegiatan bersih-bersih ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI SMAN 2 Lembang serta beberapa komunitas peduli lingkungan seperti Ambrela (Anak Mamah Bebersih Alam) dan Susumpah (Susur Sungai Memungut Sampah).
Aria Hadi Sugianto, siswa kelas Fase F2 SMAN 2 Lembang, yang turut dalam aksi susur sungai mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari kegiatan ini. Ia mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan, terutama sungai.
“Jagalah lingkungan. Kalau sungai bersih, kita juga yang menikmati. Dan yang pasti enggak akan banjir,” ungkap Aria.
Hal serupa disampaikan oleh Desnia Khoirunisa, siswa kelas XII Keperawatan dari SMK 45 Lembang yang tergabung dalam komunitas Ambrela. Menurutnya, kegiatan ini menyadarkan semua pihak untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan ke sungai.
“Kebiasaan itu tolong dihilangkan. Kan kalau sungainya bersih, keliatannya pun asri,” ujar Desnia.
Kegiatan juga dimeriahkan oleh penampilan Dakwah Wayang (Daway) yang mengangkat tema “Daway Peduli melalui Pendidikan dan Edukasi Lingkungan”. Acara turut dihadiri oleh Koordinator Kehumasan dan Kerja Sama Disdik Jabar, Dewi Nuraini, yang mengapresiasi semangat siswa dan komunitas dalam menjaga lingkungan.






