Tanggul Pemecah Ombak di Pulau Pramuka Diperbaiki, 11 Personel Pasukan Biru Dikerahkan

Tanggul Pemecah Ombak di Sisi Barat Pulau Pramuka Diperbaiki

KabarJakarta.com — Pemerintah terus memperkuat ketahanan wilayah pesisir. Di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu tengah memperbaiki tanggul pemecah ombak (breakwater) yang ambruk dihantam gelombang tinggi dan pasang rob.

“Breakwater sepanjang 20 meter ini roboh akibat hantaman gelombang dari arah barat daya yang disertai air pasang tinggi bulan lalu,” ungkap Kepala Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Mustajab, Senin (19/5).

Untuk mengatasi kerusakan tersebut, 11 personel Pasukan Biru dikerahkan. Mereka melakukan perbaikan secara manual dengan menyusun kembali kubus-kubus masif yang sempat terlepas dan bergeser dari struktur awal.

“Guna memperkuat konstruksi, kami mengikat setiap kubus dengan kawat seling. Pengerjaan sudah berjalan sejak 5 Mei dan ditargetkan rampung akhir bulan ini. Saat ini progresnya telah mencapai 50 persen,” jelasnya.

Langkah ini, kata Mustajab, merupakan bagian dari upaya adaptif menghadapi dampak perubahan iklim yang kian ekstrem terhadap lingkungan pesisir.

“Kami selalu mengedepankan kecepatan dan kesiapsiagaan dalam merespons kerusakan yang timbul akibat cuaca ekstrem,” imbuhnya.

Sairan (60), Ketua RW 05 Kelurahan Pulau Panggang, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Suku Dinas SDA atas tindakan cepat tersebut. Menurutnya, keberadaan tanggul sangat vital bagi keselamatan dan stabilitas pantai.

“Jika tanggul ini tidak segera diperbaiki, abrasi bisa semakin parah. Kami sangat berterima kasih atas respons cepat dan upaya konkret yang dilakukan,” tuturnya.