Kamis, 23 Mei 2013
FEATURES :      Blog    • Kirim Artikel    • Komunitas SahabatKJ    • Galeri Foto    • Video
Tim Faisal Basri Tanggapi Pernyataan Dipo Alam
KabarPolitik   Syukur  |  Kamis, 14 Juni 2012 - 11:22:09 WIB  |  0 komentar
Share |

Sumber Foto : bacadulu.com

BERITA TERKAIT

 

KabarJakarta.com - Pernyataan Sekretaris Kabinet Dipo Alam bahwa Faisal Basri berusaha mendiskreditkan Presiden SBY dalam pernyataan bahwa Faisal membayar pajak lebih besar ketimbang SBY ditanggapi oleh Tosca Santoso selaku Manager Kampanye Faisal Basri - Biem Benjamin. 
 
Menurut Tosca pernyataan Faisal Basri itu adalah untuk memberikan teladan dan mempelopori pejabat publik harus membuka informasi kekayaan termasuk kewajiban pajaknya. 
 
"Faisal Basri  ingin menggambarkan bahwa sebagai pegawai negeri  dengan gaji pokok kira-kira Rp4 juta sebulan  atau 15 kali lebih kecil dari gaji presiden, ternyata membayar pajak lebih besar. Informasi pajak yang dibayarkan itu yang menjadi petunjuk darimana seseorang mendapatkan pendapatan lainnya. Dalam kasus Faisal Basri, pendapatan sebagai pembicara di berbagai seminar telah menyumbangkan pajak besar. Bila kekayaannya melimpah tetapi pajak yang dibayarkan tidak wajar, maka pejabat itu dapat dicurigai melakukan korupsi. SBY kan lebih kaya dari Faisal, mestinya bayar pajak lebih besar" ujar Tosca di Jakarta, Kamis (14/6/2012). 
 
Tosca juga mengatakan tidak ada maksud dari pernyataan Faisal Basri itu untuk merendahkan Presiden SBY. Menurtunya pernyataan Faisal murni untuk mengungkapkan informasi yang dimilikinya kepada publik. 
 
"Informasi pajak yang dibayarkan itu yang menjadi petunjuk darimana seseorang mendapatkan pendapatan lainnya, apakah didapat dengan cara halal atau korupsi" ujarnya. 
 
Tosca mengatakan bila memang data yang diungkap oleh Faisal Basri akan pajak SBY tidak benar sebagaimana diungkap oleh Dipo maka silakan diinformasikan kepada publik data yang benar. 
 
Tosca juga meragukan apa yang dikatakan oleh Dipo Alam itu adalah resmi pernyatan SBY. menurutnya pernyataan itu hanyalah pernyataan pribadi sekretaris kabinet tersebut. 
Share |
KabarPolitik Lainnya
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini
Nama :
Website :
Komentar  
   
   (Masukkan 6 kode diatas)