Tidak Dapat Ijin, Laga Persija vs PSPS Resmi Ditunda
KabarOlahraga
Bandung Sahputra | Sabtu, 02 Juni 2012 - 11:02:28 WIB | 0 komentar
Bandung Sahputra | Sabtu, 02 Juni 2012 - 11:02:28 WIB | 0 komentar
BERITA TERKAIT
KabarJakarta.com - Tidak mendapatkan ijin dari pihak Polda Metro Jaya dan Polda Banten, laga Persija Jakarta lawan PSPS Pekanbaru ditunda. Laga yang seharusnya dijadwalkan berada di Stadion Utama Gelora Bung Karno, kandang Persija Jakarta, pada Minggu (3/6), dialihkan ke Stadion Krakatau Stell, Cilegon, Banten.
Dipindahkannya laga lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) tersebut, terkait tewasnya tiga suporter dalam kerusuhan yang terjadi pada laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada Minggu (27/5) beberapa waktu lalu.
Meskipun pihak Persija telah dihukum bertanding tanpa suporter, namun keamanan dari Polda Metro Jaya dan Polda Banten tidak ingin mengambil resiko.
"Kita tidak mendapatkan ijin bertanding. Pihak otoritas keamanan di Cilegon tidak memberikan izin bagi Persija, untuk menggelar pertandingan melawan PSPS Pekanbaru di Stadion KS Cilegon," ujar Ketua panitia penyelenggara (panpel) Persija, Hanifditya, kepada wartawan, Jumat (1/6).
Mengenai jadwal definitif untuk pertandingan tersebut, Hanifditya mengaku akan menetapkan dalam waktu dekat. "Kita menunggu konfirmasi kepastian dari PT. Liga Indonesia. Sebab hal ini telah dilaporkan ke PT Liga Indonesia selaku administrator ISL tadi malam (31 Mei). Dan PT Liga Indonesia sendiri telah memutuskan untuk menunda pertandingan tersebut," katanya.
Sedangkan pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan mengatakan dengan penundaan ini, membawa berkah tersendiri untuk persiapan Macan Kemayoran.
"Yang jelas dengan penundaan ini, ada perubahan teknis yang paling mendasar dalam skema permainan kami. Tadinya jika lawan PSPS, absennya Amarzukih, kami akan memakai 4-4-2. Tapi karena ditunda, jadi kami bisa melakukan persiapan yang lebih panjang dan bervariasi, mulai dari kontrol game dan physical maintainance. Game pertama kami adalah melawan Samarinda tanggal 10 nanti," kata Iwan.
|
|
|
|
|
|






