Status Hutan Lindung Dihapus, Jakarta Terancam
KabarSosial
Syukur | Selasa, 24 Juli 2012 - 10:52:08 WIB | 2 komentar
Syukur | Selasa, 24 Juli 2012 - 10:52:08 WIB | 2 komentar
KabarJakarta.com - Kepala Subbidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor Suryanto Putra mengatakan ada kemungkinan status hutan lindung di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terancam dihapus. Penghapusan ini sebagai imbas dari revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bogor 2005-2025.
"Dengan revisi itu, Kabupaten Bogor tidak lagi memiliki hutan lindung. Hanya ada hutan konservasi dan hutan produksi" ujarnya, Senin, (23/7/2012).
Nantinya sebanyak 8.745 hektar luas hutan lindung di Bogor yang 90 persen berada di kawasan puncak akan berubah menjadi hutan produksi, permukiman, dan perkebunan.
Ia mengatakan perubahan ini karena melihat realitas di lapangan lahan yang ditetapkan sebagai hutan lindung sudah banyak dihuni masyarakat. Padahal, seharusnya hutan lindung berstatus tanah negara.
"Kami kasihan juga dengan warga di daerah sana karena dengan RTRW saat ini kami tidak bisa mengeluarkan perizinan apa pun di wilayah itu" ujarnya.
Penghapusan status hutan lindung ini disesalkan oleh Peneliti senior Pusat Pengkajian, Perencanaan, dan Pengembangan Wilayah Institut Pertanian Bogor, Ernan Rustiadi. Ia mengatakan justru sebaliknya kawasan puncak butuh tambahan tutupan hutan.
"Saya meramalkan dampak (penghapusan hutan lindung) terhadap lingkungan semakin buruk. Tidak hanya ancaman banjir yang semakin parah untuk daerah hilir seperti Jakarta, tetapi juga longsor di Bogor" ujarnya. (kompas/sy)
|
|
|
|
|
|
Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini
27 Juli 2012 - 03:19:38 WIB
Revisi itu seharusnya ke arah yang lebih baik.
Sebagai penyangga, Puncak seharusnya dirawat dan diupayakan tetap menjadi kawasan konservasi.
JABODETABEK akan semakin banjir sekaligus kekeringan disaat kemarau.
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango itu seharusnya diperluas zona konservasinya! Koq malah dikurangi??? Trus bagaimana nasib Jakarta? Nasib anak cucu kita???
Ada cara yang lebih bijak, itu pasti.
Mudah2an kita juga cagub Jkt siapapun dia dapat belajar dari wacana ini dan bekerjasama mencari solusi yang lebih baik dengan Kawasan Puncak.
Jangan sampai menjadi Daerah Khusus Banjir dan Kekeringan.
S e m o g a
Sebagai penyangga, Puncak seharusnya dirawat dan diupayakan tetap menjadi kawasan konservasi.
JABODETABEK akan semakin banjir sekaligus kekeringan disaat kemarau.
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango itu seharusnya diperluas zona konservasinya! Koq malah dikurangi??? Trus bagaimana nasib Jakarta? Nasib anak cucu kita???
Ada cara yang lebih bijak, itu pasti.
Mudah2an kita juga cagub Jkt siapapun dia dapat belajar dari wacana ini dan bekerjasama mencari solusi yang lebih baik dengan Kawasan Puncak.
Jangan sampai menjadi Daerah Khusus Banjir dan Kekeringan.
S e m o g a
Adnan
24 Juli 2012 - 12:34:47 WIB
Jiahhhhhhhh.....banjir lagi dah. akal-akalan proyek aja ini mah.






