Rabu, 22 Mei 2013
FEATURES :      Blog    • Kirim Artikel    • Komunitas SahabatKJ    • Galeri Foto    • Video
Si Gadis Betawi Yang Ingin Terus Bernyanyi
KabarPerempuan   Prasetyo Galih  |  Jumat, 30 Desember 2011 - 00:21:02 WIB  |  1 komentar
Share |

Sumber Foto : Koleksi Pribadi

Kabarjakarta.com - Pernah mendengar hits Kosong dari salah satu band indie terkenal di negeri ini, Pure Saturday? Pastinya kita sering mendengar lagu tersebut.  Tapi apa kita pernah mendengar lagu Kosong dibawakan dengan lantunan piano dan disuarakan merdu oleh perempuan? Nah jika belum, kita tentu harus mencari single Kosong – Pure Saturday – yang dibawakan dengan apik oleh salah satu pendatang baru dibelantika musik Indonesia, Olla Zen.

Mendengar kata me-recyle lagu dari band yang sudah terkenal tentu harus disertai dengan pembawaan apik dari si musisi tersebut, salah-salah jika kita sembarang me-recyle ulang dari hits band kenamaan, justru kritik dan caci maki akan menghampiri. Namun coba kita dengarkan lagu Kosong dari salah satu band legenda Indie di negeri ini era 90an, yang dibawakan ulang oleh musisi perempuan Olla Zen. Lantunan piano di awal lagu membawa pendengar ke alam berbeda dari hits Kosong jika dibawakan oleh Pure Saturday. Dara kelahiran, Jakarta 20 tahun silam ini memang cukup apik membawakan lagu ini.

Bermula dari kegemaran serta talenta bernyanyi yang ia miliki, Olla begitu sapaan akrab dari gadis bernama lengkap Ikfini Haula Hakika memang gemar bernyanyi.

“Ini bakat dari Allah Swt yang diberikan ke aku, Aku lebih senang menyebut ini as a GIFT,” tuturnya.

Sang Ayah, H.M.Zen menemukan bakat bermusik anaknya saat Olla berumur 9 tahun. Dorongan sang ayah pula yang menuntun Olla untuk terus bermusik hingga saat ini. Dorongan dari sang ayah begitu besar, bahkan Olla masih mengingat pesan sang ayah kepadanya soal bermusik

“Seorang penyanyi sejati adalah penyanyi yang bisa menguasai berbagai jenis musik dan tidak alergi untuk mendengarkan musik jenis apapun, termasuk jenis musik yang tidak disukai,” tutur Olla.

Olla lalu mengikuti BISS (Bina Seni Suara) Elfa’s secioria sampai ia SMP. Disini ia digembleng oleh mentor bernama Mba Atiek,

“Dia membimbing aku, mengajari aku begitu  banyak teori dan praktek bernyanyi yang baik dan benar,” kenang Olla.

Selepas SMP, ia berhenti di BISS dan belajar bernyanyi secara otodidak hingga lepas SMA dan masuk perguruan tinggi di UI (Universitas Indonesia) Jurusan Administrasi Pajak. Kegemarannya untuk mendengarkan pelbagai jenis aliran musik, menuntun ia untuk mendengarkan beberapa lagu Indie, satu diantaranya Pure Saturday. Sampai pada akhirnya, Olla lalu melantunkan lagu Kosong Pure Saturday dengan piano yang kemudian  terciptalah lagu kosong dengan versi Olla.

“Sebenernya itu mengalir gitu aja belum ada niat untuk me-recycle ketika memainkan lagu itu di piano, lalu saya memainkannya dengan “olla’s style,” jelasnya.

Olla lalu dengan serius me-recyle lagu kosong ini hingga pada akhirnya ia bisa berduet bareng dengan Pure Saturday di acara GUINESS ARTHUR’S DAY bulan agustus 2010

“Sebenarnya saya memang belum pernah kenal dengan salah satu anggota Pure Saturday itu sendiri. Lalu setelah itu saya ketemu manager saya dan akhirnya baru deh ketemu sama semua personel PS, latian bareng dan manggung bareng,” tuturnya.

Gadis Betawi yang sangat bangga dengan identitas kebetawiannya ini cukup banyak terpengaruh dengan salah satu musisi perempuan luar negeri, Alicia Keys. Alicia bukan saja menjadi idola namun juga menjadi sumber inspirasi Olla untuk bernyanyi, aransemen musik dan pelbagai jenis kegiatan yang berhubungan dengan musik. Maka tak heran jika Olla masih menganggap bahwa apa yang telah dicapainya saat ini dalam bermusik bukan menjadi pencapaian terbesar dalam karir bermusiknya. Banyak hal yang ia ingin lakukan dalam karir bermusiknya, baginya ini merupakan awal dari perjalanan bermusiknya.

“Ini baru awal dari perjalanan aku. Masih banyak banget yang harus aku capai. Di terima masyarakat di seluruh kalangan,” terangnya

Ketika di singgung belantika musik Indonesia yang begitu banyak disesaki oleh musisi, Olla menganggap itu sebagai dorongan untuk dirinya agar terus berkarya yang memilki ciri khas sendiri, warna musik Olla Zen. Musik yang easy listening dan bisa diterima dari berbagai kalangan, baik tua muda laki perempuan dan lain sebagainya.

“Sekarang gak heran banyak banget penyanyi dadakan atau musisi dadakan. Tapi gak sedikit juga penyanyi dan musisi yang memang benar-benar berbakat di bidangnya. Namun hal itu gak membuat aku jadi ciut, justru hal itu membuat aku semakin terpancing untuk membuat karya-karya yang memiliki warna khas Olla Zen,” papar Olla.

Walaupun saat ini sudah bekerja di salah satu perusahaan swasta  namun lulusan SMP 19 dan SMA 70 ini masih ingin terus bernyanyi dan menghasilkan karya musik. Baginya bermusik sudah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sampai sekarang. Ia akan terus banyak menghasilkan karya musik untuk mewarnai belantika musik Indonesia.

“Aku gak pernah dan TIDAK AKAN PERNAH berhenti  bernyanyi sampai hembusan nafas terakhir aku. Jadi kerja kantor ini ga akan pernah bisa ngehalangin aku untuk tetap berkarya dlm musik,” Tegas Olla.

Semoga keseriusan Olla untuk terus menghasilkan karya musik yang easy listening tetap bertahan seterusnya. Musik Indonesia akan semakin kaya akan musik-musik berkualitas, bukan musik yang dikreasikan dengan proses seadanya. Kita tunggu karya-karya Olla berikutnya, semoga keinginan untuk bisa berduet dengan Sandy Sandoro tercapai seiring dengan prestasi bermusik yang ia raih.

Biodata Singkat Olla Zen

Nama
:
Ikfini Haula Hakika
TTL
:
Jakarta, 13 Febuari 1991 
Nama Orang Tua
:
H.M.Zen (Ayah) Lilis Zen (Ibu) 
Riwayat Pendidikan
:
SMP 19
    SMA 70
    Universitas Indonesia Jurusan Adm Perpajakan (Lulus tahun 2011)
 
Share |
KabarPerempuan Lainnya
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini
28 Februari 2013 - 10:42:54 WIB
sukses terus deh cah ayu!!
Nama :
Website :
Komentar  
   
   (Masukkan 6 kode diatas)