Rabu, 19 Juni 2013
FEATURES :      Blog    • Kirim Artikel    • Komunitas SahabatKJ    • Galeri Foto    • Video
Icuk Sarankan PBSI Lakukan Penyegaran Atlet
KabarOlahraga   Bandung Sahputra  |  Selasa, 07 Agustus 2012 - 21:23:11 WIB  |  0 komentar
Share |
BERITA TERKAIT

 

KabarJakarta.com - Mantan pebulutangkis nasional, Icuk Sugiarto menilai, kegagalan tim bulu tangkis Indonesia merebut medali pada Olimpiade London 2012 mencerminkan buruknya pembinaan atlet dalam kepengurusan periode sekarang ini. Untuk itu, dia menyarankan agar Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso segera melakukan penyegaran agar keterpurukan yang terjadi sekarang ini tidak semakin buruk.
 
“Ketua Umum PB PBSI harus berani merombak susunan pengurus dengan menempatkan orang-orang baru dan membuang pengurus yang tidak berfungsi dalam struktur kepengurusan,” kata Icuk, Senin (6/8).
 
Dikatakan, prestasi bulu tangkis Indonesia benar-benar terjun bebas di era kepengurusan sekarang ini. Ini disebabkan banyak pengurus yang tidak berkompeten di bidangnya, sehingga program pembinaan tidak berjalan dengan baik.
 
Buruknya situasi dalam kepengurusan itu sendiri ditunjukkan dengan mundurnya dua Kepala Bidang Pembinaan Prestasi, yakni Lius Pongoh dan Hadi Nasri, dari kepengurusan PB PBSI. “Ini menandakan tidak ada harmonisasi antarpengurus di tubuh PB PBSI. Yang salah bukan Pak Djoko Santoso sebagai ketua umum, melainkan kinerja anak buahnya yang memberi laporan asal bapak senang (ABS). Akhirnya, yang jadi korban atlet,” kata Icuk.
 
Karena itu, Icuk menyarankan agar evaluasi besar-besaran setelah usai Olimpiade London. Tidak hanya pada tingkat pengurus, tetapi juga terhadap atlet. “Kalau atlet yang sudah tidak bisa berkembang lagi prestasinya harus dilakukan regenerasi. Pasalnya, di luar masih banyak atlet muda berbakat yang menjanjikan prestasi,” lanjut Icuk.
 
Sebelumnya, cabang bulu tangkis ditarget mampu menjaga tradisi emas Olimpiade London. Namun, tak satupun dari nomor yang tampil di event empat tahunan tersebut mampu memperebutkan medali. Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir yang digadang-gadang bisa mempersembahkan emas, hanya puas di peringkat keempat. 
Share |
KabarOlahraga Lainnya