Golput Tinggi KPU Dinilai Kurang Sosialisasi
Pilkada Jakarta 2012
Rosyad | Senin, 23 Juli 2012 - 10:42:20 WIB | 0 komentar
Rosyad | Senin, 23 Juli 2012 - 10:42:20 WIB | 0 komentar
BERITA TERKAIT
KabarJakarta.com - Tingginya angka mereka yang tidak memilih atau golput dalam Pilkada DKI Jakarta, dinilai karena KPU DKI tidak melakukan sosialisasi secara maksimal.
"Sosialisasi Pilkada DKI dari penyelenggara pemilu buruk" ujar Manajer Riset Pusat Kajian Politik Univeritas Indonesia, Irwansyah.
Ia mengatakan di lapangan masih banyak warga yang tidak tahu kapan tanggal pemilihan serta siapa saja calon gubernur yang harus dipilih.
"Itu mengagetkan, karena dua kali survei terjadi peningkatan, 80 persen di bulan April dan 90 persen warga di bulan Juni mengaku akan datang ke TPS" ujarnya.
Maka itu ia meminta dalam putaran kedua nanti KPU DKI lebih aktif untuk melakukan sosialisasi. Sosialisasi harus dilakukan dan mengena langsung kepada masyarakat misalnya melakukan sosialisasi di mall.
"Sudah pasti orang Jakarta setiap minggu ada di mal, selain itu petugas KPPS di lapangan juga seharusnya bisa diarahkan untuk melakukan sosialisasi" ujarnya.
Dalam Pilkada DKI putaran pertama jumlah mereka yang tidak memilih sebanyak 36,3 persen.
|
|
|
|
|
|
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini






