Faisal: Terbaik di Asia Tenggara, Stasiun Tanjung Priok akan Dihidupkan untuk Jalur Logistik
Pilkada Jakarta 2012
Dian Agustina | Jumat, 29 Juni 2012 - 10:17:34 WIB | 0 komentar
Dian Agustina | Jumat, 29 Juni 2012 - 10:17:34 WIB | 0 komentar
BERITA TERKAIT
KabarJakarta.com - Cagub independen Faisal Basri menyebut Stasiun Tanjung Priok sebagai stasiun terbaik di Indonesia dan Asia Tenggara.
"Singapura kan tidak punya kereta api, tapi subway yang moderen. Hal ini makin meyakinkan saya bahwa kereta api bisa jadi moda transportasi massal kita di Jakarta karena kita sudah punya harta karun dan kekayaan itu, tidak harus dari nol lagi," jelas Faisal di Stasiun Tanjung Priok, Kamis (28/6).
Faisal juga menyamakan stasiun warisan Belanda itu mirip stasiun KA di London, Berlin, dan Belanda.
"Tugas Pemda adalah menata. Ketika orang keluar stasiun, itu tanggung jawab Pemda. Tanggung jawab PT KAI sebagai operator adalah menata stasiun dan armadanya, gerbong dan lokomotif. Sedangkan perlintasan tanggung jawab Pemda sesuai dengan perpres. Kita harus cepat untuk mengurangi perlintasan yang belum ada fly over-nya sehingga KA bukan jadi sumber kemacetan dan masalah. KA ada sejak awal sebelum kesemrawutan terjadi," lanjut Faisal.
Menurut dia, seharusnya tata kota mengikuti pola pengembangan di KA.
"Coba kalau tata kota ikuti pola pengembangan KA, niscaya perkembangan di Jakarta akan lebih merata. Di setiap stasiun ini kan ada kegiatan pusat-pusat ekonomi, sehingga tidak terkonsentrasi di Thamrin dan Sudirman saja. Ini harus dipelihara, dijadikan aset yang tidak ternilai harganya. Saya haqul yakin, KA jadi acuan utama transportasi massal di jakarta. Yang lain mengikuti atau menopang, seperti Transjakarta dan lain-lain, tinggal bagaimana kita memanfaatkan secara maksimal kekayaan yang kurang termanfaatkan ini," kata Faisal.
Dia melanjutkan, masyarakat selama ini mengeluhkan layanan kereta api, namun Pemda seakan tidak pernah memperhatikan.
"Pemda nowel juga kagak. Padahal, PT KAI itu tidak punya uang. Pemda DKI punya Rp 40 triliun. PT KAI harus kita dorong untuk kerjasama dengan swasta. Di setiap stasiun, revitalisasi mahal, serahkan ke swasta. Swasta dapat konsesi pengembangan daerah di area potensial. Itu yang terjadi di banyak kota di dunia," tutup Faisal
|
|
|
|
|
|






