/**/
Kamis, 24 April 2014

Blog Terkini
Oleh Reiza_Patters pada August 9th, 2013
Di penghujung bulan suci tahun ini, perenungan menjadi ritual yang melelahkan. Berbagai kejadian yang menguras energi, pikiran, waktu dan tenaga, menyebabkan ritual perenungan ini menjadi begitu mengharu biru. Doa, harapan, permohonan yang tulus, tiada habisnya dihaturkan ke hadirat Ilahi setiap selesai melakukan ibadah wajib. Itu menjadi satu-satunya momen untuk melepas kepenatan dari berat dan terjalnya jalan hidup yang telah dan akan dilalui. Ya terkadang, memang tepikir bahwa jalan hidup, apapun bentuk, situasi dan yang dirasakan memang menjadi hasil dari pilihan-pilihan yang telah dibuat. Pilihan-pilihan yang diambil dari banyaknya pilihan-pilihan itu berkelebat di depan mata dan pada akhirnya sebagai

(Baca Selengkapnya...)

Oleh Aroem pada August 8th, 2013

Dewasa ini, dengan semakin terbukanya alam demokrasi di Indonesia, semakin terbuka pula peluang untuk melakukan perubahan-perubahan yang dianggap perlu bagi perbaikan kualitas kehidupan, khususnya bagi kaum perempuan. Dengan segala doktrin serta label-label tradisional dan konservatif terhadap kaum perempuan yang selalu dianggap lemah, pengikut dan tak layak jadi pemimpin, setiap perempuan yang menginginkan perubahan signifikan terhadap peran, hak dan kewajibannya di dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, sudah barang tentu harus memperjuangkannya dengan sungguh-sungguh.

Namun yang terjadi justru sebaliknya. Doktrin, label dan paham konservatif terhadap kaum perempuan serta budaya patriarki yang melibat erat kehidupan sosial kemasyarakatan di Indonesia, justru

(Baca Selengkapnya...)

Oleh Reiza_Patters pada July 1st, 2013
Masih teringat suasana haru di saat deklarasi pasangan calon waklikota dan wakil walikota Pariaman 2013-2018, Indra J Piliang dan Jose Rizal di Pulau Angsa Dua, Pariaman. Saat itu, dengan prosesi yang sangat sederhana dan apa adanya, deklarasi pasangan calon tersebut, yang hanya dihadiri oleh anak-anak muda anggota relawan dan beebrapa gelintir wartawan, acara berjalan sangat singkat. Setelah sambutan calon wakil walikota Jose Rizal, kemudian dilanjutkan dengan orasi politik Indra J Piliang (IJP) sebagai refeleksi sikap dan pandangan politiknya menyikapi situasi politik pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman. Lalu ditutup dengan doa sederhana dan makan ala kadarnya. Namun, bukan itu yang menarik

(Baca Selengkapnya...)

Oleh Reiza_Patters pada July 1st, 2013
Dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, daya dukung dan daya tampung lingkungan harus terakomodir dalam siklus penataan ruang. Sebagaimana diketahui penataan ruang mencakup proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang maupun pengendalian pemanfaatan ruang. Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang mengamanatkan bahwa setiap penyusunan rencana tata ruang baik di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota harus memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Tujuannya adalah untuk menjamin kelestarian dan kelangsungan kehidupan manusia dan memperhatikan kepentingan generasi mendatang. Adapun kebijakan penting terkait daya dukung lingkungan dalam penataan ruang antara lain penetapan kawasan lindung dan kawasan budidaya, alokasi lahan untuk hutan sebesar 30 persen di

(Baca Selengkapnya...)

Oleh Aroem pada April 21st, 2013
Penggunaan agama sebagai salah satu alat berpolitik masih marak terjadi sekarang ini. Bukan hanya oleh lembaga-lembaga yang memiliki orientasi kegiatan keagamaan, namun juga oleh individu-individu, baik yang memang berada dalam lembaga keagamaan ataupun individu pemeluk agama. Terkadang, persoalan ini malah justru sering menyulut konflik di antara para pemeluk agama ataupun lembaga-lembaga keagamaan tertentu dan ahhirnya eskalasinya membesar dan menjadi konflik sosial. Persoalan isu agama ini, ketika digunakan oleh seorang individu dalam konteks kegiatan politiknya, memang tidaklah melanggar hukum. Namun begitu, persoalan etika dan moral menjadi muncul dalam hal ini, terkait pada moral dan integritas yang bersangkutan, apalagi individu

(Baca Selengkapnya...)

Oleh Reiza_Patters pada April 21st, 2013

Bulan September 2013 nanti kota Pariaman akan memilih pemimpin barunya. Sejumlah nama sudah menjadi perbincangan warga. Sejauh ini ada sejumlah nama yang sudah meramaikan bursa calon pemimpin kota Pariaman seperti Walikota dan Wakil Walikota saat ini Mukhlis Rahman dan Helmi Darlis, yang pecah kongsi kepemimpinan. Lalu juga ada tokoh politik lokal seperti Mardison Mahyudin, ketua DPD Golkar, dan sejumlah tokoh lainnya.

Tapi yang menarik diantara nama-nama tersebut muncul nama Indra Jaya Pilliang. Berdasar survey yang dilakukan oleh Benua Institute, politisi nasional Partai Golkar yang akrab dipanggil IJP ini memiliki tingkat elektabilitas sebesar 10

(Baca Selengkapnya...)

Oleh Reiza_Patters pada March 29th, 2013
Melihat dari sudut sempit kehidupan kita sendiri itu kadang menyenangkan, ketika apa yang kita inginkan dalam hidup bisa menjadi nyata. Setiap apa yang kita pikirkan selalu terasa sama dengan pemikiran yang ada di benak orang lain. Hidup berjalan seolah tanpa hambatan sesuai rencana yang dibuatpun hanya sekedarnya. Tak perlu merasakan kesulitan yang mungkin dirasakan orang lain. Ya, sangat menyenangkan sepertinya. Sialnya, hidup tidak semulus itu. Yang sering terjadi justru, saat kita melihat hanya dari sudut sempit itu, membuat kita buta akan kehidupan lain di sekitar kita. Membuat kita kehilangan kepekaan untuk merasakan apa yang terjadi di sekeliling diri kita. Membuat kita

(Baca Selengkapnya...)

Oleh Aroem pada March 16th, 2013
Berita meninggalnya seorang bocah 11 tahun yang menjadi korban pemerkosaan oleh ayahnya sendiri, akibat infeksi otak yang juga diduga akibat kekerasan pukulan benda tumpul di kepalanya ini seperti menyengat pikiran, hati, moralitas dan nurani kita sebagai manusia.Bagaimana tidak, korban masih duduk di kelas 4 SD dan belum mengerti apapun yang terkait dengan hubungan seksual, diperkosa oleh ayahnya sendiri. Entah iblis apa yang merasuki ayahnya yang berperilaku lebih kejam dari binatang. Hal ini seperti sebuah teguran bagi kita, yang merasa sebagai kaum terdidik dan beradab, bahwa ada sesuatu yang salah dalam peradaban bangsa ini. Nilai-nilai moral, norma agama dan etika kemasyarakatan sudah

(Baca Selengkapnya...)

Oleh Aroem pada March 16th, 2013

  Peran perempuan dalam kehidupan politik di Indonesia selalu menarik untuk diperdebatkan. Apalagi dalam sebuah masyarakat yang memiliki sejarah budaya patriarki yang sangat kuat, peran dan partisipasi politik perempuan terasa perlu untuk terus didorong naik ke permukaan. Bagaimana stereotip terhadap perempuan sebagai kaum yang selalu dianggap lemah, tidak patut mengatur dan memimpin, tidak memerlukan pendidikan tinggi karena hanya akan berada di rumah, dan sebagainya itu mendegradasi dan terus menihilkan peran perempuan dalam kehidupan sosial politik dan kepemimpinan dalam masyarakat. Partisipasi politik perempuan tersebut, seyogyanya tidak melulu harus dilekatkan dengan keterlibatan secara personifikasi kaum perempuan dalam sturuktur politik

(Baca Selengkapnya...)

Oleh Olivia pada March 16th, 2013
Java chip frapuccino menemani soreku hari ini. Sore yang santai yang sedang kunikmati dengan kesendirianku. Aku masih tertegun berusaha mengingat-ingat obrolanku dengan salah seorang sahabat hari ini. Seorang mahasiswi lulusan Psikologi UI yang kini berprofesi menjadi seorang guru di salah satu sekolah swasta di selatan Jakarta. Seorang wanita hebat yang berani meninggalkan karirnya sebagai seorang banker profesional dan memilih menjadi seorang guru untuk mengikuti hasratnya untuk berbagi ilmu dan membangun negerinya. Cerita kami sore ini tentang  pengalamannya sebagai tenaga pengajar dan pola pendidikan di negeriku tercinta Indonesia ini. Diskusi itu juga membahas mengenai kurikulum baru yang akan diwajibkan

(Baca Selengkapnya...)

Log in